Antivirus Terbaik untuk Linux di Tahun 2019

Transparansi dan Kepercayaan – Kami bangga karena menjadi satu-satunya situs yang memungkinkan pengguna bebas berkontribusi dan berbagi ulasan tentang antivirus dengan anggota komunitas lainnya. Ketika Anda mengunjungi situs antivirus yang kami tautkan, terkadang kami mendapatkan komisi afiliasi yang mendukung pekerjaan kami. Baca lebih lanjut tentang cara operasional kami.

Linux berbeda dari sistem operasi Mac dan Windows karena tidak melakukan banyak hal untuk Anda. Sebagai gantinya, pengguna di platform ini lebih suka mengotak-atik pengaturan untuk kustomisasi tertinggi.

Namun, keterbukaan ini dapat menumbuhkan lebih banyak ancaman daripada ekosistem tertutup seperti Mac atau iOS, sehingga Anda mungkin ingin menyertakan perangkat lunak antivirus untuk menanggulangi bahaya.

Guna membantu menemukan sesuatu yang mampu menjaga mesin Linux Anda dengan tangguh, kami mencermati lebih dari 40 perangkat lunak antivirus dan memilih yang terbaik.

Berikut ini rincian dari apa yang kami temukan kmenguji semuanya.

  1. F-Prot – Terbaik untuk Pertahanan Malware-nya
  2. F-Secure – Terbaik untuk Fitur DeepGuard-nya
  3. Comodo – Terbaik untuk Kompatibilitasnya
  4. ClamAV – Terbaik untuk Pertahanan Lintas Platformnya
  5. BitDefender – Terbaik untuk Perlindungan Finansialnya
  6. Avast – Terbaik untuk Perlindungan Emailnya
  7. Sophos – Terbaik untuk Filter Phishing Webnya
  8. Rootkit Hunter – Terbaik untuk Pemindaian File Plaintext-nya
  9. ClamTK – Terbaik untuk Antarmuka Pengguna yang Efisien
  10. ESET – Terbaik untuk Pertahanan Antispyware-nya

Fitur Terbaik Antivirus Terbaik untuk Linux yang Perlu Dicari

Ingat bahwa mesin Linux Anda lebih terbuka terhadap serangan daripada ekosistem lain yang lebih tertutup. Itu risiko besar yang Anda hadapi saat melakukan kustomisasi. Walaupun begitu, jika Anda menginstal perangkat lunak antivirus yang tepat, Anda bisa menjaga semuanya tetap aman saat masih menjalankan sistem operasi.

Inilah hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang perangkat lunak antivirus Linux.

Keamanan

Beraneka perangkat lunak antivirus sangat bagus karena beragam alasan. Dia dapat melindungi Anda dari malware, ransomware, dan bentuk serangan lain yang mencoba mengambil informasi Anda.

Saat menggunakan perangkat komputer secara online, Anda membiarkannya terpapar risiko menjadi korban salah satu dari ancaman ini, sehingga Anda memerlukan antivirus yang dilengkapi semua jenis opsi keamanan.

Saat memeriksa berbagai Antivirus untuk Linux, kami mempertimbangkan semua hal berikut ini, dan hal-hal lainnya.

Fitur keamanan utama yang selalu kami periksa:

  • Pemindaian virus dengan cepat yang melindungi perangkat Anda secara real-time
  • Mendeteksi perilaku mencurigakan saat pemindaian tersebut
  • Memasukkan situs web ke daftar putih agar bisa diakses dengan mudah
  • Sandboxing untuk menguji unduhan di lingkungan yang aman
  • Perlindungan dari spyware
  • Melawan phishing
  • VPN (Jaringan Privat Virtual) bawaan
  • Pembersihan dan percepatan perangkat untuk mempercepat kinerja Linux
  • Pencegahan ransomware
  • Firewall untuk perlindungan penelusuran singkat
  • Inspeksi Wi-Fi
  • Perlindungan dari keylogger

Tentu saja, meskipun pertahanan malwarenya hebat, sangat baik jika perangkat lunak antivirus kita dilengkapi beberapa fitur tambahan. Beberapa di antaranya disertai opsi tambahan seperti perlindungan email atau dukungan email – yang semuanya merupakan cara fantastis untuk memaksimalkan perangkat lunak Anda.

Mengingat hal ini, kami telah meneliti lebih dari 40 perangkat lunak antivirus untuk Linux demi menemukan yang terbaik untuk Anda. Saat pencarian, kami secara khusus mencari:

  • Fitur keamanan: tentu saja, suatu antivirus bisa mengatakan bahwa dia akan melindungi Anda, tetapi bagaimana sebenarnya dia melakukannya? Ada berbagai jenis perlindungan, dari perlindungan malware sampai pertahanan ransomware dan lain-lain. Beberapa perangkat lunak antivirus menyediakannya, sedangkan yang lainnya tidak.
  • Keandalan dan akurasi: Seberapa baikkah perangkat lunak antivirus menangkap serangan? Apakah dia menghasilkan banyak false positive, atau hanya menangkap yang benar-benar akan membahayakan perangkat Linux Anda?

Posisi Ke-1 – F-Prot – Terbaik untuk Pertahanan Malware-nya

Yang kami sukai
  • Pertahanan malware yang kokoh
  • Perlindungan serangan zero-day yang tidak tertandingi
  • Antarmuka yang mudah digunakan

Yang tidak kami sukai
  • Perlindungan web-nya tidak mencukupi
  • Keterikatan dengan Internet Explorer … yang tidak banyak digunakan orang

Menariknya, terlepas dari FRISK, yakni tim pengembangan di balik F-Prot, telah ada selama hampir dua puluh tahun, hal itu tidak lantas menjamin kualitas perangkat lunak antivirusnya. Dia sama sekali bukan pilihan yang sangat buruk, tetapi dia tidak punya fitur-fitur penting seperti perlindungan web.

Faktor penentu keunggulan sebuah perangkat lunak antivirus antara lain dalam pertahanan malware-nya. F-Prot tidak hanya melawan sebagian besar ancaman, tetapi juga melindungi perangkat Linux dari serangan zero-day, yang juga dikenal sebagai virus baru yang belum terdeteksi oleh industri keamanan.

Selain itu, platform ini sangat mudah digunakan, dengan antarmuka ramping dan opsi pemantauan yang mudah diperiksa seperti terakhir kali Anda menjalankan pemindaian atau jika perlindungan internet aktif. Namun, platform tersebut minim ekstensi browser, detektor phishing, atau fitur keamanan internet lainnya seperti ini.

Walaupun demikian, antivirus ini terhubung langsung dengan Internet Explorer, Outlook, dan lain-lain untuk melindungi Anda dari email spam dan serangan potensial lainnya melalui tautan spam. Pastikan saja Anda tidak mendapatkan banyak perlindungan browser dan F-Prot akan menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Posisi Ke-2 – F-Secure – Terbaik untuk Fitur DeepGuard-nya

Rp569.670 - Rp712.440 / tahun
Yang kami sukai
  • Sistem pertahanan malware DeepGuard
  • Pemindaian yang konsisten saat perangkat dalam keadaan siaga
  • Perlindungan pelacakan di VPN

Yang tidak kami sukai
  • Tidak unggul dalam hal perlindungan web
  • Menggunakan firewall bawaan sistem, bukan firewallnya sendiri

F-Secure mulai melindungi perangkat Anda secara real time segera setelah diinstal. Untuk melakukannya, dia memanfaatkan fitur-fitur seperti DeepGuard, yang secara otomatis membuat satu set folder untuk dilindungi, dan terus-menerus memindai folder-folder tersebut untuk mendeteksi serangan.

Seluruh perangkat lunak antivirus mudah disesuaikan, dan tetap kuat juga di bagian pertahanan malware. Ada pula fitur menonjol yang bisa diaktifkan dan dinonaktifkan yang membuat F-Secure secara otomatis memindai perangkat Linux Anda setiap kali perangkat itu tidak aktif. Jadi, hampir setiap kali Anda istirahat dari perangkat, perangkat lunak antivirus itu akan memindai ancaman.

Sayangnya, F-Secure bukan yang terbaik dalam hal perlindungan web. Alih-alih firewallnya sendiri yang kuat, antivirus itu mengikat ke perangkat bawaan Anda. Agak tidak berguna karena Anda bisa mengaktifkannya sendiri.

Selain itu, F-Secure memiliki jaringan pribadi virtual (VPN) yang berisi perlindungan pelacakan. Pada dasarnya, dengan mengaktifkan fitur itu, VPN akan melindungi dari situs web apa pun yang mencoba menempatkan cookie di mesin Linux Anda. Juga, perangkat lunak tersebut memiliki paket keluarga yang fantastis dan dukungan multi-perangkat pada paket yang lebih tinggi.

Posisi Ke-3 – Comodo – Terbaik untuk Kompatibilitasnya

Rp570.950 - Rp1.284.810 / tahun
Yang kami sukai
  • Perlindungan malware-nya luar biasa
  • Menghasilkan false positive yang sedikit
  • Kompatibel dengan sistem operasi 32-bit dan 64-bit

Yang tidak kami sukai
  • Menginstal banyak perangkat lunak tambahan yang tidak perlu
  • Tidak adanya paket bisnis menyebabkan terbatasnya basis pengguna
  • Pengaturan awal membutuhkan waktu yang lebih lama daripada seharusnya

Comodo adalah perangkat lunak antivirus teratas untuk Linux yang dilengkapi sistem perlindungan pemindaian email dan perlindungan virus yang menonjol yang sulit disaingi. Selain itu, sistem keamanan firewall-nya mendukung sistem operasi 32-bit dan 64-bit.

Untungnya, Comodo Antivirus tersedia di banyak distribusi Linux, sehingga menjadi sangat populer di kalangan pengguna semacam itu. Dia juga dapat digunakan untuk perlindungan server pada platform seperti OpenSUSE atau Red Hat Enterprise.

Perlindungan malware-nya juga berkualitas, dengan sangat sedikit jika ada false positive. Dan, untuk para gamer di luar sana, Comodo memiliki Mode Game yang masih memindai berbagai elemen, tetapi tidak mengirimi Anda spam dengan popup yang mengganggu saat Anda bermain.

Namun, beberapa pengguna merasa risih dengan fakta bahwa Comodo menginstal banyak perangkat lunak tambahan, selain antivirusnya. Hal itu dan tidak adanya paket bisnis – hanya paket rumah untuk mereka yang membutuhkannya. Dan, perlu waktu untuk memperbarui di pengaturan pertama, yang membuat frustasi bagi mereka yang tidak punya banyak waktu.

Posisi Ke-4 – ClamAV – Terbaik untuk Pertahanan Lintas Platformnya

Yang kami sukai
  • Pertahanan lintas platform terhadap virus di Windows dan Linux
  • Pemindaian email merupakan sentuhan yang bagus
  • Sangat bagus sebagai perangkat lunak antivirus cadangan

Yang tidak kami sukai
  • Adak repot untuk memulai
  • Tidak fantastis jika dia meminta Anda menggunakannya dengan antivirus lain

ClamAV adalah perangkat lunak antivirus berbasis-Linux gratis dengan banyak fitur bermanfaat seperti pemindai baris perintah, pemutakhiran database otomatis, dan pemindaian email. Juga, dia bertahan terhadap malware berbasis Linux dan Windows yang ideal untuk pengguna Linux yang menggunakan platform yang dimaksudkan untuk kedua sistem operasi.

Walaupun demikian, ClamAV bisa sedikit membingungkan untuk mulai digunakan, dengan antarmuka pengguna yang ketinggalan zaman dan sedikit usaha ekstra sebelum dimulai. Jadi, jika Anda tidak ada masalah dengan sesuatu yang tidak bisa boot secepatnya, ClamAV bukanlah pilihan yang buruk.

Juga, kita harus memerhatikan bahwa bahkan antivirus itu sendiri mengatakan untuk tidak menggunakannya sebagai pertahanan utama. Sebaliknya, ClamAV harus ditetapkan sebagai cadangan untuk menangkap semua malware yang mungkin terlewatkan oleh antivirus lain selama pemindaiannya. Ini bukan pilihan yang buruk karena dia gratis, tetapi hal itu menimbulkan pertanyaan: mengapa tidak menggunakan antivirus yang lebih baik sehingga Anda tidak perlu menjalankan dua program sekaligus?

Posisi Ke-5 – BitDefender – Terbaik untuk Perlindungan Finansialnya

Rp1.142.040 - Rp1.713.130 / tahun
Yang kami sukai
  • Fitur SafePay melindungi informasi keuangan Anda
  • Pemindaian memerhatikan aktivitas apa pun yang tidak sah
  • Pemindai USB mencegah serangan kejutan pihak ketiga

Yang tidak kami sukai
  • Membuat berantakan layar utama Anda, dan itu mengganggu
  • Tidak melindungi dengan sangat baik selama menjelajah web
  • Tata letak antarmuka pengguna yang buruk

BitDefender agak sederhana jika dibandingkan dengan perangkat lunak antivirus lain untuk Linux. Namun, ini tidaklah terlalu buruk, terutama jika Anda tidak suka mengutak-atik dan hanya menginginkan sesuatu yang berfungsi.

Untuk memulai, antivirus ini menyediakan pemindaian luar biasa mendalam dan terus-menerus mewaspadai aktivitas mencurigakan di mesin Anda seperti file bergerak sendiri atau dibuka tanpa persetujuan Anda. Hal ini dipasangkan dengan pemindai USB yang melindungi dari serangan pihak ketiga yang bisa berasal dari perangkat yang terpasang.

Perangkat lunak antivirus itu juga dilengkapi dengan SafePay, yang mengamankan pembayaran atau data bank Anda dengan mengenkripsinya segera setelah dimasukkan. Namun, keamanan ini sama sekali tidak memengaruhi penjelajahan web Anda, sesuatu yang agak disayangkan. Namun, hal ini masih lebih baik ketimbang tidak ada perlindungan pembayaran sama sekali.

Di samping itu, antarmuka pengguna BitDefender sedikit membingungkan untuk digunakan. Dia tidak terlalu ramping, dan juga tidak mudah untuk mendapatkan fitur yang lebih penting dalam perangkat lunak. Selain itu, BitDefender menghasilkan banyak program yang membuat berantakan layar utama dan bisa mengesalkan untuk dikelola. Namun, hal ini tidak menghalangi kemampuannya untuk menjadi perangkat lunak antivirus.

Posisi Ke-6 – Avast – Terbaik untuk Perlindungan Emailnya

Rp685.170 - Rp1.713.130 / tahun
Yang kami sukai
  • Penghancur data untuk menghapus semua jejak perangkat lunak
  • Area sandboxing mencegah penyebaran malware
  • Perlindungan email membuat Anda aman dari tautan spam

Yang tidak kami sukai
  • Paket tingkat lebih rendah tidak memiliki akses ke firewall
  • Bukan yang terbaik dalam perlindungan malware terlepas dari semua fitur ini
  • Dukungan multi-perangkat hanya tersedia di paket yang lebih tinggi

Avast memiliki segala macam fitur sehingga menjadi salah satu perangkat lunak antivirus terbaik untuk Linux. Misalnya, dengan filter email anti-spamnya, Anda terhindar dari tautan atau ancaman apa pun yang dapat diakses melalui sana.

Lalu fitur lain yang dipasangkan adalah penghancur informasi, yang sepenuhnya menghapus semua perangkat lunak dan semua jejaknya dari hard drive. Lalu, ada area sandboxing, yang memungkinkan Anda untuk membuka perangkat lunak apa pun di area yang aman jika ada malware atau ancaman lainnya. Setelah dibuka, sandboxing berisi program di dalam wilayahnya dan mencegah apa pun agar tidak keluar.

Namun, kita semestinya memerhatikan bahwa Avast mengiklankan enam lapis perlindungan malware, meskipun ini hanya taktik iklan karena dia bukan yang terbaik dalam mencegah ancaman. Dia bukan pilihan yang buruk, tapi titik penjualan besarnya adalah fitur tambahan, yang melebihi keamanan malware-nya.

Di samping itu, perangkat lunak tersebut memang dilengkapi firewall, tetapi hanya pengguna yang membayar paket ekstra mahal yang dapat memanfaatkannya. Walaupun demikian, tim mempertimbangkan antarmuka penggunanya yang ideal bagi siapa saja untuk menggunakan meskipun mereka tidak berpengalaman dengan perangkat lunak antivirus. Selain itu, tidak tersedia dukungan multi-perangkat di bawah paket yang jauh lebih mahal, yang bisa sangat menyebalkan bagi sebagian besar pengguna yang tidak ingin membayar biaya tambahan tersebut.

Posisi Ke-7 – Sophos – Terbaik untuk Filter Phishing Webnya

Yang kami sukai
  • Pemindaian real-time adalah fitur yang berguna
  • Melindungi dari trojan dan worm
  • Perlindungan phishing web untuk pengguna internet umum

Yang tidak kami sukai
  • Tidak mendukung browser unik seperti Vivaldi
  • Filter orang tuanya mudah diakali

Sophos dilengkapi pemindaian real-time sehingga antivirus itu selalu memerhatikan apa yang terjadi di dalam perangkat Anda dan memastikan tidak ada yang terjadi tanpa persetujuan Anda. Dia juga mencegah malware dan ancaman lain dari berbagai platform seperti Windows selain pertahanan Linux-nya.

Di samping pertahanan malware-nya, Sophos melindungi dari serangan worm dan trojan juga. Kemudian, dia menahan semua serangan itu di repositori agar Anda bisa memeriksa dan menghapus sepenuhnya. Dan, mereka yang senang mempelajari perangkat lunak dapat menggunakan fasilitas pengkodean terminal Sophos untuk menyesuaikan platform sesuai keinginan mereka.

Untungnya, platform ini juga gratis dan memberikan perlindungan phishing web yang luar biasa bagi mereka yang menghabiskan banyak waktu secara online. Namun, meskipun program ini mempromosikan filter konten dewasa, dia tidak selalu memenuhi hal ini. Misalnya, walaupun mungkin memblokir banyak situs web orang dewasa pada pandangan pertama, anak-anak yang punya pengetahuan komputer dapat dengan mudah menyiasati filter dengan menggunakan VPN.

Selain itu, Sophos hanya mendukung browser utama seperti Chrome dan Safari. Pengguna Linux cenderung menggunakan browser yang lebih unik seperti Vivaldi, yang bahkan tidak dapat difungsikan oleh filter orangtua. Pertahanan akan efektif bagi anak-anak kecil, tetapi remaja yang lebih memahami komputer akan mampu mengakalinya.

Posisi Ke-8 – Rootkit Hunter – Terbaik untuk Pemindaian File Plaintext-nya

Yang kami sukai
  • Sistem pertahanan Rootkit luar biasa
  • Juga memerhatikan eksploitasi backdoor dan lokal
  • Memindai melalui file plaintext juga, yang tidak dilakukan oleh banyak perangkat lunak antivirus

Yang tidak kami sukai
  • Tidak canggih dalam hal perlindungan web
  • Berkinerja buruk dalam pertahanan ransomware
  • Kinerjanya tidak baik untuk memberi tahu Anda apa yang sedang terjadi

Rootkit Hunter (alias rkhunter) adalah perangkat lunak antivirus gratis untuk sistem Linux dan UNIX yang melindungi dari rootkit, yang merupakan kelompok malware yang menyamarkan dirinya sebagai program yang aman untuk diinstal.
Namun, Rootkit Hunter telah diperluas untuk melindungi tidak hanya rootkit tetapi juga ancaman backdoor, yang juga dikenal sebagai cara tersembunyi untuk menerobos sistem otentikasi dan mengendalikannya dari jarak jauh. Dia melakukan pekerjaannya dengan baik, memastikan bahwa ini semua yang masuk ke perangkat Anda tertampung dan segera dihapus.

Dia juga memerhatikan eksploitasi lokal, yang merupakan kelemahan dalam distribusi Linux tertentu yang menyebabkan penyerang mengendalikan penuh perangkat Anda jika mereka mengaktifkannya dengan cara tertentu.

Pada dasarnya, antivirus bekerja dengan mencari file yang biasanya rootkit, mencari file yang terkubur jauh di dalam sistem yang tidak Anda instal, dan bahkan memindai tipe file plaintext dan biner untuk menemukan semua yang tersembunyi di sana – sesuatu yang tidak semua perangkat lunak antivirus akan lakukan. Lebih baiknya lagi, perangkat lunak ini juga kompatibel dengan mesin Mac dan Windows untuk pengguna yang memanfaatkannya selain di Linux.

Namun, meskipun Rootkit Hunter bagus untuk perlindungan malware, kinerjanya kurang efektif dalam pertahanan web atau ancaman ransomware. Selain itu, kinerjanya tidak baik dalam menginformasikan apa yang dilakukannya. Sebaliknya, Anda harus mengorek ke dalam perangkat lunak itu untuk melihat apa yang terjadi, yang hanya suka dilakukan oleh kepala divisi teknologi.

Posisi Ke-9 – ClamTK – Terbaik untuk Antarmuka Pengguna yang Efisien

Yang kami sukai
  • Antarmuka pengguna yang efisien sangat bagus untuk siapa pun
  • Perlindungan email bagus untuk mencegah tautan spam
  • Pembaruan database saat informasi virus tersedia

Yang tidak kami sukai
  • Klaim sebagai perangkat lunak sampingan yang sebaiknya dipasangkan dengan yang lebih baik untuk pertahanan
  • Melawan trojan dan malware, tetapi dia bisa lebih baik

ClamTK adalah versi ClamAV yang ditingkatkan, dengan fokus pada kegunaan. Alih-alih menggunakan antarmuka pengguna yang lebih tua dan berbelit-belit, ClamTK memilih yang lebih ramping yang dapat dikendalikan siapa pun dengan cukup mudah.

Selain itu, dia merupakan pilihan yang layak untuk melindungi terhadap pemindaian malware dan trojan dan juga merupakan tawaran gratis yang mirip dengan ClamAV. ClamTK memiliki fitur yang sama dengan AV, seperti perlindungan email, pemindaian baris perintah, dan database yang diperbarui secara otomatis seperti yang diperlukan.

Walaupun begitu, hanya karena dia lebih mudah digunakan, tidak berarti ClamTK jauh lebih baik dalam hal pertahanan. Solusi ini juga tidak boleh Anda gunakan sebagai perangkat lunak antivirus utama. Mirip dengan ClamAV, platform merekomendasikan agar Anda menggunakannya di atas solusi lain yang lebih dapat diandalkan. Meskipun dengan dua perangkat lunak antivirus, perangkat Anda lebih aman, hal ini juga agak berlebihan dan rasanya satu saja bisa bekerja dengan baik.

Posisi Ke-10 – ESET – Terbaik untuk Pertahanan Antispyware-nya

Rp371.210 - Rp613.930 / tahun
Yang kami sukai
  • Melindungi dari antivirus dan antispyware
  • Pertahanan lintas platform menghalangi hampir semua jenis malware
  • Diluncurkan dan berjalan dengan cepat setelah sistem dinyalakan

Yang tidak kami sukai
  • Tidak ada perlindungan media sosial
  • Tidak gratis seperti kebanyakan pesaingnya
  • Kadang-kadang pemindaian memperlambat komputer Anda

ESET sering direkomendasikan oleh pengguna sebagai salah satu perangkat lunak antivirus terbaik untuk Linux atau distribusi Ubuntu miliknya. Meskipun demikian, dia satu-satunya antivirus berbasis Linux yang tidak gratis. Namun, karena kumpulan fiturnya, dalam jangka panjang, harganya sepadan.

Misalnya, ESET memiliki antispyware dan antivirus untuk melindungi dari malware dan saat Anda menjelajah online. Dia juga mencegah virus yang menargetkan Windows, Mac, atau Linux untuk perlindungan tertinggi.

ESET juga memiliki footprint kecil, yang berarti dia diluncurkan dengan cepat dan berjalan lancar saat Anda menjalankan aktivitas harian Anda secara umum. Beberapa pemindaian terkadang akan memperlambat komputer, tetapi hanya kalau banyak program yang berjalan bersamaan. Selain itu, meskipun ESET hebat dalam perlindungan ransomware, dia tidak memiliki pertahanan media sosial apa pun, yang mulai dimanfaatkan oleh beberapa pesaing.

Hal-hal Lain yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Antivirus untuk Linux

Dukungan

Karena Linux adalah perangkat lunak terbuka, jauh lebih mudah bagi sistem operasi untuk menjadi korban serangan dan ancaman. Karena itulah, Anda akan menginginkan tim dukungan berkualitas yang bisa terlibat kapan pun Anda membutuhkannya.

Meskipun begitu, terkadang dukungan terlalu lama muncul, atau mungkin Anda mengalami masalah yang lebih kecil. Dalam hal ini, sebaiknya platform ini memiliki FAQ dan basis pengetahuan terperinci untuk dirujuk kapan pun Anda membutuhkannya.

Fitur dukungan yang kami tekankan:

  • Dukungan telepon, email, dan live chat
  • Tersedia 24 jam
  • FAQ dan basis pengetahuan online

Harga

Yang menarik tentang sebagian besar perangkat lunak antivirus Linux adalah bahwa mereka gratis. Ini karakter dari sistem operasi tersebut, karena mayoritas pengguna percaya dengan pasar bebas. Namun, hanya karena dia gratis bukan berarti dia bagus.

Anda mungkin ingin mempertimbangkan penawaran antivirus berbayar jika yang gratis tidak memberikan apa yang Anda cari terkait pertahanan. Ingatlah hal itu selama pencarian Anda.

Apa yang kami cari saat menilai harga:

  • Aneka paket dan harganya
  • Berapa lisensi yang dicakupnya
  • Nilai paket
# Penyedia Kisaran Harga Peringkat
1 Rp414.050 / tahun 4.0
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
2 Rp569.670 - Rp712.440 / tahun 4.0
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
3 Rp570.950 - Rp1.284.810 / tahun 4.7
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
4 4.2
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
5 Rp670.890 - Rp2.212.840 / tahun 4.4
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
6 Rp685.170 - Rp1.713.130 / tahun 4.2
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
7 Rp713.870 / tahun 3.7
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
8 4.2
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
9 Rp371.210 - Rp613.930 / tahun 4.3
Kunjungi Situs Web Baca Ulasan
Transparansi dan Kepercayaan – Kami bangga karena menjadi satu-satunya situs yang memungkinkan pengguna bebas berkontribusi dan berbagi ulasan tentang antivirus dengan anggota komunitas lainnya. Ketika Anda mengunjungi situs antivirus yang kami tautkan, terkadang kami mendapatkan komisi afiliasi yang mendukung pekerjaan kami. Baca lebih lanjut tentang cara operasional kami.