Transparansi dan Kepercayaan – Kami bangga karena menjadi satu-satunya situs yang memungkinkan pengguna bebas berkontribusi dan berbagi ulasan tentang antivirus dengan anggota komunitas lainnya. Ketika Anda mengunjungi situs antivirus yang kami tautkan, terkadang kami mendapatkan komisi afiliasi yang mendukung pekerjaan kami. Baca lebih lanjut tentang cara operasional kami.

7 Antivirus Terbaik (100% GRATIS) untuk Linux di tahun 2019

7 Antivirus Terbaik (100% GRATIS) untuk Linux di tahun 2019
Aviva Zacks
OLEH: Aviva Zacks
Diposting: 12 Januari 2019

Anda tidak sering mendengar tentang komputer berbasis Linux yang terinfeksi virus dan malware. Namun itu bukan berarti tidak pernah terjadi. Peretas masih menargetkan pengguna Linux dan Anda bisa menjadi salah satu di antara para pengguna itu. Oleh karena itu, kami telah menyusun daftar 7 program antivirus teratas sehingga Anda dapat menjaga perangkat Linux Anda aman dari peretas.

Karena ayolah kita jangan menipu diri sendiri. Menggunakan Linux tidak membuat Anda kebal terhadap virus dan malware. Serangan bisa dan masih terjadi. Dan karena Linux sering digunakan untuk menjalankan server, mesin yang terhubung ke server yang terinfeksi mungkin berisiko jika sistem Anda terjangkit virus.

Dalam hal antivirus yang baik, gratis tidak selalu berarti terbaik. Yang benar-benar penting adalah kesempatan untuk mencoba sebelum membeli. Kami telah melakukan banyak penelitian untuk mempersempit perangkat lunak antivirus Linux terbaik di pasar. Dan setelah melakukan pengujian secara ekstensif, kami menentukan bahwa inilah antivirus gratis yang terbaik (atau yang menawarkan uji coba gratis) bagi pengguna Linux yang benar-benar berfungsi.

Tautan Cepat: 7 Antivirus Terbaik untuk Linux

  1. ClamWin
  2. Bitdefender
  3. Sophos
  4. Comodo
  5. F-PROT
  6. ESET NOD32 Antivirus 4
  7. Avast Core Security

1. ClamWin

ClamWin

Mari kita mulai dengan salah satu solusi untuk Linux yang paling dikenal. ClamWin (lihat ulasan pengguna kami) adalah antivirus open-source yang terus dikembangkan. Program ini diinstal ke repositori utama – setidaknya itulah yang terjadi pada mesin Ubuntu.

Fitur

  • Pemindai antarmuka dengan baris perintah
  • Pembaruan rutin
  • Pemindaian email
  • Mendukung berbagai file, seperti file PDF, Office, dan Zip

Yang Kami Sukai

  • Instalasi dan pengaturan yang mudah
  • Operasi cepat
  • Kompatibilitas silang pada Windows dan MacOS
  • Instalasi portabel

Yang Tidak Kami Sukai

  • Tidak Ada Antarmuka Pengguna Grafis (GUI – Graphical User Interface) asli, tetapi Anda dapat mengunduh sendiri

Apa Fungsi Terbaiknya

ClamWin berfungsi dengan sangat baik sebagai antivirus jangka panjang dan serbaguna, terutama jika Anda juga harus bekerja dengan mesin Windows dan MacOS. Dia berjalan diam-diam dari baris perintah sehingga antivirus Linux ini sangat pribadi.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran ClamWin >>>


2. Bitdefender

Bitdefender

Bitdefender (lihat ulasan pengguna kami) adalah antivirus populer untuk pengguna Windows, tetapi versi Linuxnya juga layak dicoba. Memang secara teknis tidak gratis, tetapi dia menawarkan versi uji coba gratis.

Fitur

  • Pemindaian arsip
  • Integrasi desktop
  • Karantina ancaman
  • Dapat dijalankan di baris perintah

Yang Kami Sukai

  • Mendukung Solaris, Linux, dan FreeBSD
  • Penginstal terpisah untuk Samba dan Unix
  • Antarmuka Pengguna Grafis (GUI – Graphical User Interface) yang intuitif

Yang Tidak Kami Sukai

  • Bitdefender tidak lagi didukung, jadi ini hanya solusi jangka pendek
  • Anda harus membayar beberapa fitur lanjutan

Apa Fungsi Terbaiknya

Pemindaian komprehensif Bitdefender akan menarik hati mereka yang mencari antivirus yang kuat tetapi untuk jangka pendek. Tetapi, jika Anda mencari solusi jangka panjang, sebaiknya cari pilihan lain seperti ClamWin.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran Bitdefender >>>


3. Sophos

Sophos

Sophos (lihat ulasan pengguna kami) mendapatkan nilai tinggi ketika kami mengujinya dalam pendeteksian malware dan bahkan menawarkan perlindungan untuk sistem operasi selain Linux dengan beban minimal pada kinerja sistem.

Fitur

  • Deteksi malware berbasis heuristik
  • Pemindaian real-time sesuai permintaan
  • Perlindungan malware untuk sistem operasi lain, seperti Windows, Mac, dan Android
  • Dapat dijalankan melalui terminal

Yang Kami Sukai

  • Perlindungan tangguh terhadap worm, Trojan, dan malware
  • Beban kinerja sistem kecil
  • File pembaruan berukuran kecil
  • Pilihan untuk mengecualikan file tertentu

Yang Tidak Kami Sukai

  • Tidak disertai GUI (Graphical User Interface) bawaan
  • Anda harus membayar untuk anti-ransomware

Apa Fungsi Terbaiknya

Sophos sangat cocok untuk server file yang berinteraksi dengan sistem operasi lain. Fungsinya sangat baik dalam memastikan agar Anda tidak secara tak sengaja mendistribusikan malware ke klien Anda.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran Sophos >>>


4. Comodo

Comodo

Comodo (lihat ulasan pengguna kami) kompatibel dengan banyak sistem operasi dan perangkat keras. Walaupun demikian, antivirus ini memang memiliki keterbatasan sebagai anti-malware.

Fitur

  • Pemfilteran email
  • Pemindaian real-time sesuai permintaan
  • Perlindungan real-time
  • Pembaruan definisi virus reguler
  • Kompatibilitas server-side

Yang Kami Sukai

  • Mendukung sistem 32-bit dan 64-bit, memungkinkan kompatibilitas mundur dengan perangkat keras yang lebih lama
  • Mendukung berbagai sistem operasi, termasuk Ubuntu, Mint, Red Hat, dan Fedora

Yang Tidak Kami Sukai

  • Deteksi ancamannya sedikit lebih lemah dibandingkan saingannya

Apa Fungsi Terbaiknya

Comodo tampil beda dengan rentang kompatibilitasnya yang luas. Itu artinya dia dapat berjalan di hampir semua sistem operasi.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran Comodo >>>


5. F-PROT

F-PROT (lihat ulasan pengguna) menawarkan antivirus dengan edisi Home dan Enterprise. Tetapi, hanya versi Home, yang kami uji, yang gratis.

Fitur

  • Pemindaian sesuai permintaan
  • Pemindaian terjadwal
  • Perlindungan terhadap Trojan dan virus boot sector
  • Mendukung drive dan driver internal

Yang Kami Sukai

  • Mendukung sistem 32-bit dan 64-bit
  • Direktori ancaman komprehensif
  • Beban kinerja yang kecil
  • Instalasi portabel

Yang Tidak Kami Sukai

  • Antarmuka penggunanya berantakan

Apa Fungsi Terbaiknya

F-PROT paling baik untuk pengguna yang mencari antivirus tanpa embel-embel dan hanya melakukan hal-hal mendasar. Di samping itu, direktori malware-nya termasuk yang paling komprehensif.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran F-PROT >>>


6. ESET NOD32 Antivirus 4

ESET (lihat ulasan pengguna) dibuat khusus untuk Linux. Meskipun secara teknis tidak gratis, dia menawarkan masa percobaan dan skornya pun termasuk yang terbaik menurut AV-Test.

Fitur

  • Deteksi virus dan Trojan
  • Keamanan file
  • Pemindaian jaringan
  • Pengelolaan jarak jauh
  • Pembaruan rutin

Yang Kami Sukai

  • Deteksi malware yang sangat kuat
  • Kompatibel dengan Windows, MacOS dan beberapa sistem operasi Linux

Yang Tidak Kami Sukai

  • Anda harus membayar programnya setelah uji coba berakhir

Apa Fungsi Terbaiknya

ESET populer di kalangan pengelola server. Dengan tingkat kompatibilitas yang sangat baik dan kemampuan untuk bekerja dari jarak jauh, dia dapat menjalankan beberapa server dengan menggunakan sistem operasi yang berlainan di seluruh dunia secara bersamaan.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran ESET >>>


7. Avast Core Security

Avast Core Security

Avast (lihat ulasan pengguna) sudah menyandang reputasi besar sebagai antivirus Windows yang layak, dan versi Linux-nya pun tidak berbeda. Kedua versinya menggunakan basis data malware yang sama dan, sebagai anti-malware dan anti-spyware, telah lulus uji AV-Test dengan hasil yang gemilang.

Fitur

  • Perlindungan real-time
  • Pemindaian sesuai permintaan
  • Penjadwalan pemindaian
  • Perlindungan inti
  • Keamanan jaringan
  • Perlindungan server file
  • Pembaruan rutin
  • Dapat dijalankan dari baris perintah

Yang Kami Sukai

  • Mendukung sistem 32-bit dan 64-bit
  • Mendukung berbagai sistem operasi seperti Red Hat, Debian, dan Ubuntu
  • Dapat menemukan malware di sistem dual-boot dengan sistem operasi lain
  • Terus dikembangkan dan diperbarui

Yang Tidak Kami Sukai

  • Tidak banyak, ini memang antivirus yang tangguh

Apa Fungsi Terbaiknya

Dengan daftar fiturnya yang mengesankan, Avast sempurna untuk server file. Kemampuannya mendeteksi malware Windows juga membuatnya bagus untuk dual-booters.

Ingin mencobanya sendiri? Lihat Penawaran Avast >>>


Kesimpulan

Kendatipun pengguna Linux boleh jadi kurang rentan dibandingkan mereka yang menggunakan sistem operasi yang lebih komersial seperti Windows, tidak ada yang sepenuhnya aman. Sangat penting untuk menginvestasikan dana pada perangkat lunak antivirus yang layak berdasarkan bermacam faktor, seperti apa yang sesuai untuk server file, dual booter dan banyak perangkat, dan bukan semata-mata karena perangkat lunak tersebut gratis. Selain itu, karena perangkat lunak antivirus terbaik terus dikembangkan, diperbarui, dan ditingkatkan, kami selalu menguji perangkat lunak antivirus Linux yang kami rekomendasikan. Kami ingin mendengar pendapat Anda. Apa antivirus favorit Anda untuk melindungi perangkat Linux? Beri tahu kami lewat komentar di bawah ini.

Tentang Penulis

Aviva Zacks
Aviva Zacks

Aviva Zacks adalah seorang manajer konten, penulis, editor, dan pembuat roti yang benar-benar andal. Di luar pekerjaannya, dia suka membaca di ayunan teras rumahnya dengan ditemani secangkir kopi tanpa kafein.

Transparansi dan Kepercayaan – Kami bangga karena menjadi satu-satunya situs yang memungkinkan pengguna bebas berkontribusi dan berbagi ulasan tentang antivirus dengan anggota komunitas lainnya. Ketika Anda mengunjungi situs antivirus yang kami tautkan, terkadang kami mendapatkan komisi afiliasi yang mendukung pekerjaan kami. Baca lebih lanjut tentang cara operasional kami.