
Diterbitkan pada: 26 Desember 2019 Diperbarui 2 kali sejak publikasi
Rata-rata, setiap 39 detik peretas berhasil menyusup ke komputer pengguna yang tidak mencurigainya. Tidak mengherankan, sebagian besar serangan berasal dari internet. Malware dapat menyebar layaknya gulma; jika satu perangkat terinfeksi, semua yang terhubung dengan jaringan yang sama berisiko terkena juga. Beruntungnya, ada langkah-langkah pertahanan yang tersedia untuk melindungi pengguna dan sistem mereka dari para penjahat siber.
Firewall adalah alat keamanan yang bertugas melindungi perangkat dari ancaman eksternal, yaitu ancaman yang berasal dari internet. Alat ini mengawasi seluruh data masuk dan keluar, menghentikan setiap koneksi yang dinilai mencurigakan dan mencegah peretas menggunakan komputer korban untuk menyebar malware. Dengan tujuan ini, mereka dapat memblokir aplikasi agar tidak menggunakan internet, mencegah akses tidak sah ke data pengguna, dan menghentikan serangan pencurian data.
Seiring dengan terus meningkatnya kejahatan siber, Firewall menjadi semakin penting. Menggunakan firewall adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk melindungi data sensitif, seperti informasi perbankan online dan informasi pribadi, serta memastikan integritas perangkat. Namun demikian, hanya firewall saja tidak cukup untuk melindungi dari sebagian besar ancaman.
Apa Itu Firewall dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Firewall mengatur koneksi antara perangkat di jaringan area lokal (LAN) Anda dengan dunia luar. Ketika menjelajah internet atau menggunakan program Voice over Internet Protocol (VOIP) seperti Skype atau Whatsup untuk melakukan panggilan, komputer melakukan pertukaran data dengan Wide Area Network (WAN) dengan bertukar paket informasi melalui port yang ditentukan. Paket-paket ini bergerak dari jaringan luar ke komputer di LAN selama downlink (mengambil data, seperti ketika Anda mengunduh berkas dari internet), dan sebaliknya selama uplink (mengunggah data, seperti ketika Anda mengunggah video ke YouTube).
Singkatnya, firewall adalah perangkat keras atau lunak yang digunakan untuk mencegah akses tidak sah ke jaringan komputer Anda.
Firewall dapat digunakan baik oleh perorangan maupun bisnis besar untuk menyaring semua data yang masuk dan keluar. Jika filter firewall menemukan sesuatu yang mencurigakan, ia akan menolak akses ke sistem komputer dan jaringan pribadi Anda. Sama halnya, jika mendeteksi data yang mencurigakan dikirim dari komputer Anda, firewall akan menghentikannya.
Firewall juga dapat diatur untuk memblokir program tertentu untuk akses ke internet. Ini berguna jika Anda sedang menguji aplikasi yang Anda curigai berbahaya, atau jika Anda menggunakan program yang mengandung informasi sensitif tingkat tinggi.
Di era modern ini, setiap komputer memerlukan firewall untuk melindungi data sensitif. Walaupun bukan satu-satunya alat yang diperlukan untuk menghindari ancaman berbasis web, firewall adalah bagian penting dari setiap perangkat keamanan. Untungnya antivirus terbaik dilengkapi dengan firewall canggih — Saya khususnya menyukai yang termasuk dalam Norton karena tampilan GUI dan alat konfigurasi portnya.

Serangan Jenis Apa Saja yang Dapat Dicegah oleh Firewall?
Firewall mencegah para penjahat siber mendapatkan akses ke sistem Anda. Masalah yang dihadapi termasuk namun tidak terbatas pada:
- Akses Backdoor: Istilah backdoor merujuk pada setiap celah keamanan atau bug/kekurangan yang jika dimanfaatkan, memungkinkan akses tidak sah ke dalam sebuah program. Bahkan sistem operasi penuh seperti Windows dapat memiliki backdoor, dan peretas yang berpengalaman tahu cara memanfaatkannya.
- Lalu Lintas Berbahaya: Dengan kategori yang luas ini, lalu lintas berbahaya mencakup segala data masuk ke jaringan Anda yang membawa ancaman seperti malware. Firewall yang baik akan mendeteksi apakah data yang masuk itu mencurigakan dan memblokirnya. Firewall juga dapat memblokir data yang datang dari alamat IP tertentu yang dikenal dipergunakan oleh pelaku kejahatan.
- Serangan Denial-of-Service: Serangan denial-of-service dan distributed denial-of-service (DoS dan DDoS) melibatkan pelaku kejahatan yang mengirimkan sejumlah besar data ke jaringan target. Jika berhasil, serangan ini dapat melumpuhkan kecepatan jaringan dan menghentikan layanan. Firewall dapat menghentikan data masuk dari sumber tertentu, sehingga mengurangi efeknya.
- Serangan Man-in-the-Middle: Jenis ancaman ini (disingkat sebagai serangan MITM) dilakukan oleh peretas yang mencegat dan mengubah data saat berpindah dari sumber ke penerima. Data bisa diubah untuk menyebabkan kebingungan atau diganti dengan malware. Beberapa firewall dapat mendeteksi lalu lintas yang tidak biasa ini dan memblokirnya.
- Pembajakan Login Jarak Jauh: Desktop jarak jauh memungkinkan pengguna untuk terhubung ke dan mengendalikan komputer dari lokasi lain. Ada banyak penggunaan yang benar untuk jenis perangkat lunak ini, tetapi ini juga dapat dimanfaatkan oleh peretas untuk mencuri informasi atau menambahkan malware ke mesin Anda.
- Pengalihan Sumber: Saat paket data berpindah melalui jaringan online, biasanya “dilewatkan” oleh beberapa router sebelum mencapai tujuannya. Peretas memanfaatkan sistem ini dengan membuat paket data berbahaya yang seolah-olah datang dari sumber tepercaya. Banyak firewall menonaktifkan pengarahan sumber untuk alasan ini.
Firewall Digunakan Untuk Apa Lagi?
Program firewall terkadang dapat digunakan sebagai server proxy. Setiap kali Anda mengakses halaman web, server proxy menerima data terlebih dahulu sebelum meneruskannya ke komputer Anda. Pengaturan ini memiliki beberapa keuntungan:
- Server yang menyimpan halaman web tidak berinteraksi secara langsung dengan mesin Anda, mengurangi kemungkinan halaman web berbahaya menginfeksi komputer Anda.
- Alamat jaringan online komputer disembunyikan.
- Versi halaman web disimpan dalam memori cache server proxy, memungkinkan pemuatan yang lebih cepat jika Anda mengunjungi halaman tersebut di masa depan.
Di atas server proxy, firewall sesekali menawarkan DMZ (Demilitarized Zone) atau jaringan perimeter yang menyimpan berkas dan klien berisiko rendah yang berada di luar firewall utama. Karena perusahaan lah yang kebanyakan menggunakan fitur ini, pihak perseorangan kemungkinan besar tidak perlu khawatir tentang hal tersebut.
Kelebihan & Kekurangan Firewall
Banyaknya keuntungan menggunakan firewall pada komputer, memang tidak terbantahkan. Keamanan tambahan yang diberikan benar-benar berharga meskipun harus menukarnya dengan beberapa pemberitahuan dan pop-up peringatan.
Kelebihan
- Risiko infeksi malware lebih rendah karena firewall dapat memblokir tipe-tipe serangan tertentu.
- Firewall akan memastikan setiap program yang Anda jalankan terpantau akses onlinenya dan diverifikasi. Lalu lintas jaringan yang bisa menandakan transfer data sensitif yang tidak aman akan dikontrol melalui firewall, ini menjawab pertanyaan apa itu firewall.
- Sebagian firewall akan memberitahu Anda ketika menyaring suatu koneksi.
- Beberapa firewall dilengkapi dengan fitur tambahan untuk meningkatkan keamanan siber Anda. Kita akan bahas lebih lanjut nanti.
- Anda dapat mengatur apakah aplikasi tertentu boleh memiliki akses internet atau tidak.
- Kecepatan koneksi dapat dioptimalkan dengan menyaring data yang tidak perlu.
Kekurangan
- Layaknya alat keamanan lain, kadang-kadang muncul positif palsu. Anda mungkin menemukan bahwa firewall secara tidak sengaja memblokir halaman web aman yang ingin Anda akses.
- Fitur tertentu bisa menghabiskan terlalu banyak kekuatan pemrosesan.
- Pemberitahuan yang berlebihan terkadang bisa sedikit mengganggu.
Bagaimana Cara Mengatasi Positif Palsu
Jika [firewall] menghambat pekerjaan dengan memblokir terlalu banyak paket, Anda harus mempertimbangkan untuk memeriksa pengaturannya dan menyesuaikan intensitas filter [firewall]. Menemukan keseimbangan antara keamanan dan kemudahan penggunaan mungkin pada awalnya terasa sukar.
Menonaktifkan fitur terlalu banyak, maka Anda akan lebih rentan terhadap serangan. Mengatur intensitas filter terlalu tinggi, maka Anda akan menemui masalah dengan konten aman yang terblokir.
Berikut ini cara menemukan dan mengonfigurasi pengaturan yang mengizinkan program dan koneksi yang Anda setujui saja. Jika Anda menggunakan Windows 11 dan firewall dari Windows Defender, berikut ini yang bisa Anda lakukan:
- Masukkan “firewall” ke dalam bilah pencarian Windows dan klik Firewall & network protection.
- Jika Anda ingin mengubah pengaturan aplikasi, klik Allow an app through firewall.
- Jendela baru akan menampilkan daftar program dan mengizinkan koneksi melalui jaringan pribadi atau publik.
- Klik Change settings dan terima permintaan yang muncul, kemudian gulir melalui daftar dan temukan aplikasi yang ingin Anda blokir atau buka blokir dari akses internet.
Jika Anda mencentang kedua kotak Private dan Public, aplikasi tersebut selalu akan bisa mengakses internet. Jika Anda hanya mencentang Private, aplikasi hanya bisa online melalui jaringan rumah (home network) Anda.
Proses memasukkan daftar putih koneksi serupa pada kebanyakan firewall pihak ketiga terbaik. Sebagai contoh, pada Norton, Anda perlu membuka jendela firewall, akses pengaturan/setting, klik Program Control, pilih program yang ingin Anda buka blokirnya, dan pastikan Allow dicentang dalam menu gulir bawah.
Tab firewall di jendela Windows Security juga akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pengaturan notifikasi Anda dan menyesuaikan aturan khusus untuk lalu lintas masuk dan keluar.
Apakah Firewall Saja Cukup Memberikan Perlindungan yang Memadai?
Tidak — <%= firewall %> hanya efektif melawan jenis ancaman tertentu. Firewall penting, tapi bukan berarti satu-satunya alat yang dibutuhkan jika Anda peduli tentang keamanan. Selain firewall, Anda juga memerlukan antivirus. Banyak antivirus (termasuk Windows Defender) juga dilengkapi dengan firewall, sehingga jika memilih dengan bijak Anda dapat memperoleh perlindungan maksimal dari satu produk saja. Apa itu firewall terbaik, itu sering kali disertai dengan antivirus dari pihak ketiga, dengan Norton menjadi favorit pribadi saya. Untuk pengguna Windows. Jika Anda menggunakan Mac, saya rekomendasikan
Mungkin masih ada yang bertanya, apa firewall itu? Pada dasarnya firewall berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap serangan berbahaya secara online. Namun, jika ancaman berhasil lolos, firewall hampir tidak dapat berbuat banyak untuk mencegahnya merusak sistem atau mencuri data. Anda membutuhkan antivirus yang baik untuk menetralkan setiap ancaman yang aktif.
Jika Anda tanpa sengaja mengunduh berkas berbahaya, kemungkinan kecil firewall Anda akan menghentikannya. Justru, firewall lebih cenderung menghentikan peretas yang menggunakan internet untuk secara langsung menanamkan virus ke komputer Anda. Di sisi lain, antivirus akan benar-benar memindai isi berkas yang Anda unduh dan memblokir apa pun yang jahat (diasumsikan mereka berfungsi dengan benar).
Ingatlah bahwa tidak semua firewall diciptakan dengan sama. Firewall bawaan Windows Defender berguna tapi agak kurang dalam hal fitur. Anda perlu bertanya pada diri sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Apakah Anda ingin perlindungan firewall yang lebih canggih atau fungsi khusus seperti perlindungan virus berlapis?
- Bagaimana dengan laporan terperinci mengenai program mana yang mencoba mengakses perangkat Anda?
- Apakah Anda nyaman dengan perlindungan dasar atau Anda memerlukan deteksi berkualitas lebih tinggi?
Jika jawaban Anda untuk salah satu pertanyaan di atas adalah ya, Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk mendapatkan firewall pihak ketiga. Ada banyak opsi firewall yang mumpuni di pasar, tapi Anda harus memutuskan mana yang paling tepat untuk Anda.
Catatan Editor: Intego dan situs ini dimiliki oleh grup perusahaan yang sama.
Apa Saja Rekomendasi Firewall yang Bagus?
Firewall yang baik bekerja dengan efektif, menyediakan fungsionalitas ekstra dan penyesuaian, serta dapat berjalan tanpa memengaruhi secara negatif kinerja sistem Anda.
Secara praktis, beberapa antivirus juga disertai dengan firewall, memenuhi sebagian besar kebutuhan keamanan siber Anda hanya dengan satu program. Ada juga beberapa firewall gratis yang layak yang lebih unggul daripada firewall bawaan PC dan Mac. Meskipun demikian, firewall premium cenderung lebih baik daripada alternatif gratis, memberikan fleksibilitas lebih dan perlindungan yang lebih baik terhadap ancaman pada jaringan.
Secara pribadi, saya menghargai firewall yang menyediakan opsi konfigurasi lanjutan, seperti kemampuan untuk membuat aturan khusus. Norton dan

Firewall McAfee lebih mudah digunakan tapi tidak semudah yang lain. Jika Anda pengguna Mac, Intego adalah pilihan terbaik. Perlu diperhatikan bahwa untuk mendapatkan semuanya, Anda perlu berlangganan paket antivirus (yang saya sarankan selalu dilakukan).
Jika anggaran Anda tidak mencukupi untuk antivirus premium, Tinywall adalah pilihan yang sangat baik. Firewall ini memiliki cukup banyak pengaturan namun tidak memblokir ancaman sebanyak yang dilakukan oleh Norton selama pengujian saya. ZoneAlarm juga cukup bagus, namun Anda tidak dapat menggunakan mode penyamaran pada versi gratisnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang dilakukan oleh firewall?
Firewall memblokir beragam serangan berbasis internet. Mereka sangat penting untuk melindungi semua perangkat karena ancaman bisa dengan mudah menyebar dari satu perangkat ke perangkat lain jika jaringan tidak terlindungi. Pada tingkat dasar, firewall memiliki kekuatan untuk memblokir koneksi masuk jika dianggap berbahaya, serta data keluar yang bisa digunakan untuk menyebarkan malware.
Bagaimana cara kerja firewall?
Firewall berfungsi dengan menganalisis aktivitas jaringan dan memblokir apa pun yang terlihat mencurigakan. Ini berlaku baik untuk data yang masuk ke jaringan dari sumber eksternal maupun data yang dikirimkan. Aspek yang kedua ini penting karena bisa mencegah perangkat Anda digunakan untuk menyebarkan malware. Dalam analisisnya, firewall melihat sumber data serta kontennya.
Firewall terfokus pada perlindungan jaringan, artinya mereka tidak selalu efektif terhadap semua ancaman online. Sebagai contoh, umumnya mereka tidak akan mencegah Anda mengunduh malware secara tidak sengaja.
Apakah saya memerlukan firewall?
Ya, pasti. Firewall sangat esensial untuk menjaga keamanan jaringan. Kabar baiknya, Anda sebenarnya sudah memilikinya. Setiap komputer Mac dan Windows dilengkapi dengan firewall, tetapi ini jauh dari firewall terbaik. Firewall pihak ketiga umumnya lebih efektif dalam memblokir lalu lintas jahat dan menyediakan fitur kustomisasi yang lebih baik.
Bagaimana caranya agar firewall tidak memblokir koneksi?
Jika Anda merasa firewall memblokir sesuatu yang sebenarnya aman, Anda mungkin mengalami positif palsu. Ini biasanya dapat diatasi melalui pengaturan firewall. Jika yang diblokir adalah sebuah aplikasi, Anda seharusnya dapat menemukan daftar aplikasi pada perangkat Anda. Mengklik aplikasi yang dimaksud seharusnya menampilkan opsi untuk mengizinkan koneksi melalui aplikasi tersebut.
Hanya saja, pastikan itu benar-benar positif palsu sebelum membiarkannya melewati firewall. Jika itu aplikasi yang baru saja Anda unduh, firewall Anda mungkin memblokirnya karena sebuah alasan yang baik. Firewall terbaik meminimalkan positif palsu.